KEHIDUPAN ONLINE

Setelah kusadari..

Ternyata..

Aku..

Update blog ini setahun sekali ya :))))

Padahal kalo liat di Archieve, itu sempet banget ya dulu rajin tiap bulan update blog. Malah pernah ada yang sebulan ada 21 kali postingan. Huwow. Kayaknya dulu itu mulai jarang blogging semenjak aktif parah nyampah di Twitter deh.

Dulu seliweran di Twitter lumayan lama juga tuh. Kemudian mulai istirahat twitteran semenjak secara ambisius menjalani hari-hari seru di kehidupan nyata. Dulu ga nyangka sih bisa beneran berhenti total ga update Twitter selama bertahun-tahun. Lalu setelah beberapa checkpoints berhasil terlewati di kehidupan nyata dan merasa udah punya waktu, sempet coba nongol ke Twitter lagi, namun aku sudah tidak bisa merasakan indahnya. Rasa itu telah hilang. Mungkin dunia sudah berbeda, atau mungkin aku yang sudah berubah. #tsaaah

But it doesn’t matter. Karena ternyata rasa yang pernah ada itu tetap bisa tergantikan oleh Path. Teman-temanku di Path isinya adalah temen akrabku di dunia nyata + teman-teman (yang aku suka) bawaan dari Twitter. Which I still keep it under 50 Friends until now, so I still can feel the ikrib ambience. Aku sengaja membatasi sedikit teman saja, karena postinganku di Path itu beneran gambaran tentang kehidupan personalku, ga kayak postinganku di sosial media lain yang sangat less personal.

Laluuuu baru akhir-akhir ini dengan telatnya aku mulai aktif update di Instagram bhahak! Terus juga suka bikin-bikin video dan posting di Youtube. Seneng deh. I love doing the arranging-those-small-things thingy, taking the photos, editing the videos. I think I love the process more than the posting activity itself.

Terus kalo untuk posting-posting yang tanpa usaha, dulu juga sempet suka posting di (atau cross-posting ke) TumblrPinterestGoogle+. Kalo untuk update harian gitu, dulu lumayan aktif di Snapchat. Tapi ga bertahan lama sih. Karena untuk jenis aktivitas yang sama udah ada Instastory, yang justru sekarang lebih sering aku pake dibanding posting Instagram-nya itu sendiri.

Berarti ya, kurang lebihnya bisa digambarkan bahwa aktivitas online aku dulu lebih cenderung ke kata-kata, sedangkan sekarang lebih ke visual. it’s only me atau semua orang emang begitu sih ya?

Kalo aktivitas online kamu sejauh ini gimana?

Share this:

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *